Senin, 15 Agustus 2011

NGECREK :)

hay hay hri ini saya mau nulis lagi d blog:)
yah di bulan ang suci ini beramal lah sebanyak-banaknya, karena bulan ini bulan yang penuh rahmat.
Oke kita mulai ceritanya heheee

yah di hari Jumat tanggal 12 agustus saya dan teman-teman mengadakan buber d sebuah panti asuhan di Kebayoran lama. Sebelum acara buber dilakukan selama tiga hari saya dan teman-teman "ngecrek" yaitu meminta sumbangan. Pengalaman pertama buat saya dan memberikan pelajaran ternyata mencari sesuatu yang kita butuhkan memerlukan perjuangan yang sangat melelahkan. Yah waktu ngecrek aku dan teman-teman harus mengelilingi kmpus yang begitu luas untuk mencari orang-orang yang mau memberikan sebagian uangnya untuk di sumbangkan.

Walaupun pada awalnya saya malu untuk ngecrek kepada orang-orang namun, aku dan teman-teman memberanikan diri untuk mendapatkan uang buat santunan. walau pun banyak yang tidak memberi tapi tidak masalah bagi aku. dan banyak ang memberikan santunan kepada aku dan teman-teman. Bila adayang memberi senang banget rasanya, mungkin rasa lelah juga bisa ilang karena ada yang memberi, Tidak sia-sia rasanya kaki melangkah jauh dengan hasil ang cukup lumayan banyak dan bisa menambah pemasukan buat santunan.

Saat meminta santunan dan mendekati orang-orang sambil berkata " permisi ada ang mau memberi santunan buat anak yatim" berulang-ulang dikatakan dan membuat tenggorokan kering dengan trik matahari yangsangat panas. Namun perasaan dalam hati senang sekali entah apa yang membuat aku menjadi semangat untuk meminta santunan.

Setelah semua Fakultas ang kami peturin selesai akhirnya kami pun beristirahat dan menghitung uang hasil ngecrek, lumayan banyak dengan waktu yang 2 jam Alhamdulilah :)

ini dia sedikit dokumentasinya cekidot
 ini foto kita yg hbis ngecrek narsis dlu ah
 hitung teruuuusssssssssssssssss,,,

ngitung uang sambil bweharap dapat banyak sambil jual sepatu kayana tuh,,..

udahan dulu ah buy buy bu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Terima kasih


septy ^-^



Sabtu, 06 Agustus 2011

akankah terjadi lagi??

sedih dan ngenes waktu liat berita terjadi bentrokan di Papua. Dimana OPM membakar bendera Merah Putih karena mereka ingin hengkang atau tidak mau bersatu dengan NKRI. Entah apa yang menjadi dara penyebabnya namun itu semua kini terjadi di Papua dan mengganggu aktivitas masyrakat lainnya. Walaupun TNI dan Polisi berjaga-jaga dan katanya sekarang udah mulai kondusif tapi tetap disana masih tidak aman.

Ini pendapat saya dan sudut pandang saya terhadap permasalahan yang terjadi di Papua sekarang ini. Mohon maaf bila tidak sesuai dengan pendapat-pendapat yang lain dan melenceng dari kenyataan. Menurut saya yang sekarang terjadi di Papua sebauh dampak dari ketidak merataan atau lambatnya pembangunan di daerah Papua. Walaupun otonomi daerah sudah digulirkan untuk mempermudah dan mempercepat pembangunan, namun dalam kenyataan pembangunan masih kurang. Infrastruktur yang kurang padahal untuk mempermudah askes masyrakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Seperti jalan yang digunakan untuk melakuka berjalannya roda perekonomian masyrakat.

Dengan SDA mereka yang melimpah ruah yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah untuk kesejahteraan mereka.Yang terjadi orang Asing yang mengolah SDA Papua dan mereka yang banyak mengambil keuntungan banyak. Wajar kalau masyarakat setempat atau yang bekerja di perusahaan asing itu pun banyak menuntut kenaikan gaji sama seperti warga asing. Walau pun tidak bisa disamakan tapi setidaknya gaji karyawan lokal dinaikan sesuai dengan pekerjaan yang dia lakukan.

Adanya rasa ketidak puasan yang dirasakan oleh masyarakat Papua terhadap pemerintah walaupun tidak semua masyrakat, itu yang menurut saya menjadi pemicu masyrakat melakukan pemberontakan. Masyarakat yang melakukan pemberontakkan tidak akan melakukan itu bila tidak ada dalang atau tokoh yang mempengaruhi mereka untuk bertindak seperti itu. Mungkin ada orang asing yang memberikan pengaruh kepada mereka untuk memberontak dan keluar dari NKRI. Perlu diingat banyak negara yang menginginkan Papua karena ingin menguasai SDAnya. Jadi tidak menutup kemungkinan ada campur tangan asing, jadi untuk pemerintah harus lebih memperhatikan rakyatnya jangan hanya di korupsi saja. Jangan sampai kejadian yang terjadi waktu Timor-Timor akan terjadi lagi di Papua. Masih banyak masyrakat Papua yang mencintai Negara Indonesia jangan sampai mereka yang terlantar karena oknumoknum yang tidak bertanggung jawab.  Karena NKRI adalah harga mati, dan inget sejarah berdirinya negara tercinta ini.  

Terimakasih


septy ^-^

Kamis, 04 Agustus 2011

wajah itu

senyummu membawa kesenanangan
tangismu membawa kesedihan
amarahmu membawa kesadaran
wajah itu terbayang
mengingatkanku betapa rindunya diriku kepadamu