Senin, 05 September 2011

September

Tak terasa Ramadhan telah meninggalkan kita, Idul Fitri telah terlewatkan dan bulan Agustus pun telah berlalu meninggalkan kenangan. Bulan September pun telah tiba dan memulai dengan kebahagiaan menantikan saat itu tiba. Walau bulan Agustus berlalu namun takan ku lupakan bulan ini karena memberikan satu memori yang tidak akan aku lupakan.

Ya pada tanggal 28 Agustus kakek tercinta saya meningglkan dunia panah ini tepat 2 hari menjelang Ramadhan, rasa sedih menggelayuti hati ini. Tidak bisa dipungkiri banyak kenangan ku dengan dia. Yang aku inget sampei saat ini dia yang mengajariku naik sepeda dengan keadaan badan dia yang tidak sehat yaitu tangan kirinya sudah tidak berfungsi lagi. Dia tetap bersikeras mengajariku bersepeda, sampai kita masuk selokan dan terjatuh. Makasih kakek terlalu bnayak kenangan dan kebaikan kamu kepada cucu mu yang nakal ini dan yang banyak keinginan. Aku akan selalu menginagat perkataan mu yang sering kamu katakan kepada ku bila aku akan pergi menuntut ilmu, yang kau katakan adalah "belajarlah yang baik biak" akan kau coba untuk menjadi lebih baik lagi kek.

Agustus berlalu dan september menanti berbagai cerita kehidupan yang akan berjalan. Yah September bulan yang selalu aku tunggu karena di bulan ini aku di lahirkan ke dunia ini oleh Ibu ku tercinta. Makasih ya mom telah melahirkan aku dengan susah payah heheee.. Kini aku sudah dewasa dan sudah sepantasnya memiliki kemandirian tapi kau blum bisa mandiri mom, masih perlu bantuan dalam segala hal. Maafkan anakmu ini yah, tapi aku yakin suatu hari nanti aku akan bisa memberika kebanggaan kepadamu Ibuku mamahku.
Untuk saat ini aku hanya bisa merepotkanmu dengan segala kehidupanku ini, aku anak pertama yang belum bisa membantu finansial di rumah buat diri sendiri juga belumbisa. Tapi di bulan september ini ada semangat baru yang lahir dalam benak aku dan hatiku. Aku ingin menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam mengarungi kehiduan dalam segala aspek kehidupan ini. Dan aku ingin lebih dekat dengan Nya, dengan Dia yang telah menciptakan aku dan dunia ini. Aku hanya bisa menjalankan kehidupan yang telah di takdirkan kepadaku dan menjalankan segalanya dengan doa dan usaha ku semampu yang aku minta. Hanya kepada Mu ya Allah aku meminta perlindungan dari segala urusan dunia.  Terimakasih atas segala kebahagiaan yang telah diberikan selama ini kepadaku selama ini dan aku terkadang tidak tidak mensyukurinya.

Dan saat ini kedewasaan mendatangiku dengan segala masalah dan kebahagiaan yang akan datang kepada ku. Sekarang pun badanku bertambah besar dari 20 tahun yang lalu.



Tulisan ini mengawali bulan September yang akan memberikan pengalaman yang baru kepada aku :)

Terima Kasih



Septy ^-^








Kamis, 25 Agustus 2011

KEKAGUMAN

Hey kau bersinar terang
Diantara cahaya yang memancar
Terpanah aku melihatmu
Tak ada kata yang terucap

Aku seakan terbang
Melihatmu dengan penuh kekaguman
Tuhan betapa indah Nya ciptaaanMu
Menanarkan hatiku

Cahaya itu mendekat
Menyapaku dengan senyuman
Aku masih terpaku
Seperti pohon tak bergerak







Kamis, 18 Agustus 2011

Hari Kemerdekaan

17 Agustus adalah hari Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia dimana Pak Soekarno membacakan teks Proklamasi yang menandai Merdekanyna Bangsa Indonesia dari penjajahan Fisik, yang dilakukan oleh para penjajajah. Walaupun setelah itu rakyat Indonesia masih harus berjuang demi kebebasan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Tapi sejak itulah setiap tanggal 17 Agustus selalu diperingati Hari Kemerdekaan RI. Dan begitu pila tahun ini, yang jatuh pada bulan puasa dan melaksanakan upacara dengan menahan haus dan lapar kali ya.
Tahun ini hanya bisa melihat upacara lewat layar Televisi tidak mengikuti langsung,. ang paling ditunggu bila liat upacara di Istana bukan Presiden tapi para pengibar bendera Merah Putih yaitu paskibra karena menjadi pengibar paskibra adalah sebuah kebanggaan besar bagi diri kita. Suka takut kalau liat Bendera mau dikibarin takut salah padahal bukan kita yang ngibarin. Untuk agustusan tahun ini banyak hal yang gak bisa dimengerti oleh diri saya sendiri, entah apa maksudnya.
Sewaktu membaca blog Bambang Pamungkas yang berjudul Upacara Bendera Digital 17 Agustus dan membaca pidato dia yang direkam air mata menetes tanpa disadari entah kenpa tak bisa dimengerti. walau sudah mencoba untuk menhan air mata tapi trus mengalir dan tidak berhenti. Mungkin rasa sedih ini mengingatkanku untuk terus berusaha mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat dan membuat suatu perubahan yang baik unyik diri sendiri bahkan untuk masyrakat kalau bisa.
Karena saya hana orang ang belum belajar dengan sungguh-sungguh tanpa memikirkan masa depan dan hanya mengikuti apa yang akan terjadi dengan diri ini. Kini aku mengerti kita bukan hanya menerima apa yang akan terjadi pada diri kita tapi kita harus berusaha untuk mengubahnya menjadi lebih baik. Dan itu yang dilakukan oleh pejuang bangsa ini waktu mengalahkan penjajah karena mereka ingin bebas dari penjajahan dan diakukan dengan usaha bukan hanya menerima apa yang terjadi.
Semua hal harus diusahakan dari yang kecil sama ang besar, mimpi adalah sesuatu yang harus diwujudkan karena merupakan keinginan dan kebahagiaan bagi diri kita. Dalam mencapai itu harus ada usaha yang kita keluarkan dan doa pastinya supaya dapat Ridha dari Allah. Begitu pula aku yang belum melakukan usaha apapun untuk mewujudkan mimpi. Kita harus berusaha untuk memerdekakan diri sendiri dan orang lain.

Semoga mimpi kita bisa terwujud dan memberikan perubahan kepada diri kita dan bangsa kita ke jalan yang lebih baik aminnnn... :)


Terima Kasih


Sept ^-^